• Selasa, 24 Mei 2022

Pemilik-Ustaz Ponpes di OKU Selatan Perkosa Santriwati Hingga Melahirkan, Ditangkap!

- Jumat, 31 Desember 2021 | 12:43 WIB
Pemilik sekaligus ustaz Ponpes di OKU Selatan, Sumsel perkosa santriwatinya hingga melahirkan. (Dok. Polisi)
Pemilik sekaligus ustaz Ponpes di OKU Selatan, Sumsel perkosa santriwatinya hingga melahirkan. (Dok. Polisi)

Sumsel24.com - Ustaz Moh Syakur (50), seorang pemilik pesantren sekaligus pengajar Pondok Pesantren (Ponpes) di Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan ditangkap polisi kasus pemerkosaan.


Pria yang juga berprofesi sebagi petani itu merupakan residivis kasus pencabulan terhadap anak. Dia ditangkap polisi usai memperkosa santriwatinya, SN (19), hingga korban dikabarkan telah melahirkan seorang bayi perempuan.


"Iya benar, pelaku ini residivis kasus pencabulan anak dibawah umur. Dia pemilik sekaligus pengajar di ponpes tersebut. Dia kita tangkap atas laporan pemerkosaan santriwatinya yang dikabarkan sudah melahirkan," kata Kasat Reskrim Polres OKU Selatan AKP Acep Yuli Sahara ketika dimintai konfirmasi Sumsel24.com, Jumat 31 Desember 2021.

Baca Juga: Polisi Luruskan Isu Suami di Palembang Bakar Istrinya Saat Sedang Salat, Ini Faktanya!


Dijelaskan Acep, dalam aksinya pelaku melakukan pemerkosaan terhadap korban pada April 2021 lalu. Peristiwa bejat tersebut terungkap atas laporan dari warga sekitar Ponpes curiga dengan kondisi korban yang hamil dan melahirkan.


"Kejadiannya April lalu, korban melahirkan 21 Desember kemarin. Warga sekitar yang curiga mengetahui ada santriwati yang hamil dan melahirkan melaporkan kejadian ini ke polisi," katanya.


Saat diperiksa, korban mengakui telah diperkosa oleh pelaku. Kejadian itu, menurutnya, terjadi saat kegiatan belajar mengajar libur dan korban sendiri yang masih tinggal di Ponpes tersebut.

Baca Juga: Curi Daya Sejak 2020, Aliran Listrik di kantor Disnaker Prabumulih Diputus PLN


"Korban mengaku diancam dan dipaksa pelaku saat kejadian. Korban juga sempat melawan pelaku. Namun pelaku tidak menghiraukan perlawanan dari korban dan tetap melakukan perbuatan tak senonoh tersebut," bebernya.

Halaman:

Editor: Aldyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X