• Selasa, 9 Agustus 2022

Massa Kawali Sumsel Aksi di Kantor Gubernur Desak Evaluasi Kinerja Inspektur Tambang

- Senin, 1 Agustus 2022 | 17:21 WIB
Massa Kawali saat aksi di kantor Gubernur meminta evaluasi kinerja Inspektur Tambang Sumsel. (Kawali Sumsel/Wahyu)
Massa Kawali saat aksi di kantor Gubernur meminta evaluasi kinerja Inspektur Tambang Sumsel. (Kawali Sumsel/Wahyu)

Sumsel24.com - Desakan untuk melakukan evaluasi atas kinerja Inspektur Tambang penempatan Sumsel terus bergulir. Kali ini, massa Kawali Sumsel gelar aksi di kantor Gubernur pada Senin (1/8) pagi.

Dalam orasinya, koordinator aksi Kevin meminta Gubernur Herman Deru turun tangan, menyurati pusat untuk mengganti Koordinator Inspektur Tambang Penempatan Sumsel, Oktarina Anggereyni yang kinerjanya dianggap lalai dan lemah dalam membina dan mengawasi aktivitas pertambangan di Sumsel.

Disampaikan Kevin kepada Gubernur Herman Deru, bahwa masa kepemimpinan Oktarina Anggereyni membawahi Inspektur Tambang sejak beberapa waktu ke belakang, mencatat kinerja buruk telah terjadi sejumlah kerusakan lingkungan dan kecelakaan dalam aktivitas pertambangan di Sumsel, yang berimbas pada kesejahteraan masyarakat.

Baca Juga: Mirip Banget! Marion Jola Bertemu Kurma Citayam Fashion Week

"Oleh sebab itu kami mendesak Gubernur Herman Deru, Pemprov Sumsel melalui Dinas ESDM untuk menyurati Kementerian agar mengevaluasi kinerja seluruh inspektur tambang penempatan Sumsel, sekaligus mengganti Koordinator Inspektur Tambang yang tidak kompeten," tegas Kevin.

Apalagi, dalam tatanan organisasi fungsi pembinaan dan pengawasan di tingkat pusat untuk Sumsel saat ini dinilai Kawali Sumsel cukup bermasalah, setelah ditunjuknya Dirjen Minerba Ridwan Jamaluddin sebagai PJ Gubernur Babel.

Di sisi lain, Kawali juga menyebut bahwa dalam informasi yang berkembang Direktur Teknik dan Lingkungan Dirjen Minerba selaku Kepala Inspektur Tambang (KaIT) se-Indonesia Sunindyo Suryo Herdadi, tidak pernah memiliki pengalaman sebagai inspektur Tambang.

Baca Juga: Harnojoyo Apresiasi ASN dan Non ASN Pemkot Palembang Karena Disiplin

Penunjukkan orang yang tidak kompeten di tingkat pusat sampai tingkat daerah inilah yang menurut Kawali Sumsel berakibat fatal sehingga kerap terjadi kelalaian dan lemahnya pembinaan dan pengawasan pertambangan di Indonesia, khususnya di Sumsel.

Halaman:

Editor: Aldyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X