• Minggu, 29 Januari 2023

Klarifikasi Promotor Soal Konser Rossa di Palembang 'Overcapacity', Sebut Polisi Offside Melalui Surat Terbuka

- Minggu, 27 November 2022 | 17:36 WIB
Promotor penyelenggara konser Rossa di PSCC Palembang kecewa dengan kepolisian karena banyak pembeli tiket tidak bisa masuk disebut 'overcapacity'. (Kolase. Sumsel24)
Promotor penyelenggara konser Rossa di PSCC Palembang kecewa dengan kepolisian karena banyak pembeli tiket tidak bisa masuk disebut 'overcapacity'. (Kolase. Sumsel24)

Sumsel24.com - Heboh soal pembeli tiket konser Rossa di PSCC Palembang tak bisa masuk lantaran disebut 'overcapacity', akhirnya membuat promotor memberikan klarifikasi melalui surat terbuka di media sosial hingga viral.

Surat terbuka sekaligus klarifikasi yang dilayangkan promotor di media sosial itu viral, menyebut Polisi Offside, lantaran tak memberikan izin masuk para pembeli tiket dengan alasan overcapacity pada gelaran konser Rossa yang digelar di PSCC Palembang, Sabtu 26 November tersebut.

Alfreno Ramadhan dari Inspire Production, promotor konser Rossa di PSCC Palembang itu menjelaskan kronologi atas kejadian pembeli tiket tak bisa masuk lantaran disebut petugas overcapacity dan menyeret polisi yang dinilai tidak profesional dalam bertugas.

Baca Juga: HP dicuri Sesama Rekan Kerja, Sepakat Berdamai Melalui Mediasi, Restorative Justice

Terkait kejadian itu, pihak Promotor pun mengadukan kekecewaan terhadap pelayanan Polrestabes Palembang itu kepada Presiden Joko Widodo, Kapolri Jenderal Listiyo Sigit hingga ke Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno dan masyarakat se-Indonesia.

"Kepada Yth. Bapak Presiden, Bapak Kapolri, Bapak Menteri Pariwisata Dan Ekonomi Kreatif, serta seluruh masyarakat Indonesia yang kami cintai. 'Terima Kasih atas Kesulitannya', Kami pelaku Industri ekonomi kreatif kecewa dengan team Polrestabes Palembang. Kami sudah secara prosedural mengurus perizinan dengan baik dan benar, namun hari-H konser kami dipersulit," kata seorang promotor komser tersebut Alfreno Kautsar Ramadhan, yang juga menyebut dirinya anak muda yang ingin berkontribusi tapi dibatasi, Minggu 27 November 2022.

Dijelaskan Alfreno, Konser yang bertajuk 25 Shining Years Rossa Palembang itu sudah dengan benar mendapatkan izin untuk kapasitas 3000 orang. Hanya saja, fakta di lapangan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan oleh promotor maupun pengunjung.

Baca Juga: Motif Penembak Sopir Truk hingga Tewas di Sungai Ceper OKI Karena Dendam Kerap Dihina Korban

"Kejadian pertama, tepatnya sekitar jam 20. 00 WIB, pihak Polrestabes Palembang mempersulit kami dengan tidak membolehkan penonton yang sudah membeli tiket memasuki area konser, dengan alasan kami sudah over capacity karena checker mereka sudah menghitung bahwa ada 3400 penonton pembeli tiket. Waktu ditanya buktinya, mereka memberikan checker yang manual. Bukan system," katanya.

Dengan bermodalkan dua bukti gambar checker manual kepolisian totalnya hanya mendapatkan 2432 penonton. Namun, ketika polisi yang berjaga ditanya pihaknya, ternyata checker mereka rusak sehingga perhitungan pengunjung sempat terulang dan disebutkan jika totalnya sudah 3400 penonton.

"Ironis bukan? polisi yang selalu meminta bukti eh sekalinya dimintain malah begitu. Kami pada saat itu langsung cek ulang ticket management system yang kami pakai, dan peraturan nya adalah kami selalu scan barcode yang ada di gelang konser untuk mencatan berapa orang yang sudah Masuk," katanya.

Halaman:

Editor: Aldyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X