• Selasa, 24 Mei 2022

Bappebti Memberikan Persetujuan, Era Baru Perdagangan Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka

- Selasa, 18 Januari 2022 | 17:21 WIB
Era BaruPerdagangan Fisik Emas Digitaldi Bursa Berjangka Dimulai (fxtrading)
Era BaruPerdagangan Fisik Emas Digitaldi Bursa Berjangka Dimulai (fxtrading)

Sumsel24.com – Era baru perdagangan emas di Indonesia dimulai, Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) memberikan persetujuan dalam perdagangan fisik emas digital di bursa berjangka, 17 januari 2002. Kini investasi emas tidak terbatas pada kepemilikan fisik, tetapi juga dapat bertransaksi secara online melalui perdagangan fisik emas digital.

Meski dilakukan secara digital, emas fisiknya ada di lembaga penjaminan. Kementerian perdagangan (Kemendag) menjamin perdagangan fisik emas digital mudah, aman, dan akuntabel.

“Dulu investasi emas hanya sebatas kepemilikan fisik, sekarang semua orang bisa bertransaksi secara online melalui jual beli fisik emas digital. Selain itu, investasi fisik emas digital diharapkan bisa diterima dan dijadikan pilihan investasi oleh berbagai kalangan masyarakat termasuk investor milenial. Melalui perdagangan emas fisik digital ini, Bappebti berkomitmen menciptakan fasilitas investasi yang mudah, aman, dan terjangkau bagi masyarakat serta memfasilitasi tumbuh dan berkembangnya industri perdagangan fisik emas digital melalui bursa berjangka,” ujar Pj Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana.

Baca Juga: Gerindra Kritisi beberapa Frase dalam RUU TPKS

Menurut Wisnu, Bappebti telah memberikan persetujuan kepada PT Indonesia Logam Pratama (Treasury) dan PT Sehati Indonesia Sejahtera (Sakumas) sebagai pedagang emas fisik digital. Dengan diterbitkannya persetujuan ini, masyarakat dapat membeli emas digital langsung dari pedagang fisik emas digital yang telah mendapat persetujuan dari Bappebti.

Menurut Wisnu, persetujuan ini sesuai dengan amanat Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 119 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Perdagangan Pasar Emas Digital Fisik di Bursa Berjangka dan Peraturan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Ketentuan Teknis Penyelenggaraan Pasar Fisik Emas Digital di Bursa Berjangka dan Perubahannya.

Sebelumnya, lanjut Wisnu, Bappebti juga telah memberikan persetujuan kepada Bursa Berjangka Jakarta (BBJ) dan PT Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) untuk melakukan kegiatan pasar emas digital fisik dan memberikan persetujuan sebagai Lembaga Kliring dan Penjaminan Penyelesaian Transaksi Pasar Fisik Emas Digital. kepada PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) dan PT Indonesia Clearing House.

Baca Juga: Tok! DPR Setujui Rancangan Undang Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (RUU TPKS)

“Keberadaan bursa dan kliring perdagangan emas digital fisik di Indonesia diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus perlindungan bagi masyarakat yang bertransaksi di pasar emas digital fisik di Indonesia. Meski diperdagangkan secara digital, emas fisiknya ada di lembaga penjaminan,” kata Wisnu.

Halaman:

Editor: M Fathony

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ternyata Ini Penyebab Minyak Goreng Langka di Pasaran

Senin, 14 Februari 2022 | 23:12 WIB
X