• Minggu, 23 Januari 2022

KY Diminta Awasi Proses Sidang Dugaan Pidana KPU Kota Palembang,

- Senin, 8 Juli 2019 | 07:38 WIB
IMG-20190708-WA0016-picsay
IMG-20190708-WA0016-picsay

Sumsel24.com, PALEMBANG – Dugaan pidana pelanggaran Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Palembang, menjadi bukti telah terjadinya kemunduran nilai-nilai demokrasi. Untuk itu, Gerakan Persatuan Pemud Mahasiswa Peduli Sumatera Selatan (GPPMS) akan terus mengawal proses hukum Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Palembang yang saat ini sedang berjalan. \


“Kami adalah bagian dari element masyarakat dan kontrol sosial di Sumsel dan Kota Palembang. Hari ini kami kembali menyuarakan aspriasi kami dan masyarakat dalam mengawal berjalannya proses demokrasi di negeri ini,” ujar Eddy koordinator aksi (korak) di Pengadilan Negeri Kelas IA Palembang, Senin (08/07/).


Lebih lanjut disampaikannya, GPPMS akan terus melakukan proses pengawalan proses persidangan para tersangka, yang merupakan anggota komisioner KPUD Kota Palembang di Pengadilan Tinggi Kota Palembang.


“Kami akan memantau dan menggawal proses tersebut, dengan maksud bahwa hukum yang berlaku tetap tegak lurus untuk siapapun dan dalam Kasus apapun,” tuturnya.


Eddy mengatakan, GPPMS mengapresiasi dan mendukung kinerja Kepolisian Resort Kota Palembang dan Sentra GAKKUMDU yang telah mengungkap kasus tindak pidana Pemilu yang terjadi di tahun 2019.


Selain itu, pihaknya juga mendukung jaksa penuntut umum dalam melakukan tuntutan sesuai Undang-undang (UU) berlaku dan meminta Komisi Yudisial (KY) Sumsel pro aktif melakukan pengawasan. “Kami minta KY pro aktif melakukan pengawasan terhadap proses sidang KPUD Kota Palembang,” imbuhnya.


Humas Pengadilan Negeri Kelas IA Palembang, Hotnar Simarmata SH, MH, yang menerima Aksi yang dilakukan GPPMS Sumsel, memberikan apresiasi kepada para pendemo.


“Pada prinsipnya kami mengapresiasi aksi yang dilakukan GPPMS, agar hakim tetap bertindak adil,” ungkapnya.

Editor: sumsel24

Tags

Terkini

X