• Minggu, 23 Januari 2022

Eftiyani CS Dituntut 6 Bulan Penjara, Sidang Pidana Pemilu Kota Palembang

- Kamis, 11 Juli 2019 | 15:11 WIB
Screenshot_2019-07-11-21-56-11-012_com.facebook.katana-picsay
Screenshot_2019-07-11-21-56-11-012_com.facebook.katana-picsay




Sumsel24.com PALEMBANG - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri KELAS l A Palembang menuntut Eftiani dan 4 komisioner KPU Palembang pidana 6 bulan penjara dengan masa percobaan 1 tahun dan denda sebesar Rp 10 juta subsider 1 bulan penjara, Kamis (11/07). Tuntutan ini dibacakan JPU pada sidang lanjutan dugaan tindak pidana Pemilu yang melibatkan lima komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang sebagai terdakwa.





Kelima terdakwa yakni, Ketua KPU Palembang Eftiyani, Divisi Perencanaan Data dan Informasi Syafarudin Adam, Divisi Hukum dan Pengawasan A Malik Syafei, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM Yetty Oktarina dan Divisi Teknis Penyelenggaraan Alex Barzili.





JPU Ursula Dewi, dalam dakwaannya menyatakan kelima terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersama-sama melakukan perbuatan yang menyebabkan hak pilih orang lain hilang seperti yang tercantum dalam pasal 510 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum juncto pasal 55 KUHP.





"Para terdakwa terbukti tidak secara cermat saat melakukan verifikasi yang menentukan dilaksanakannya PSL (Pemungutan Suara Lanjutan) atau tidak yang menyebabkan hilangkan hak pilih warga negara. Fakta persidangan dari saksi perbuatan, mereka terbukti sebagaimana yang didakwakan," Ujar Ursula dalam sidang.





Hal yang memberatkan para terdakwa adalah ketidakcermatan dalam penyelenggaraan pemilu 17 April 2019. Namun pihak penuntut umum pun tetap mempertimbangkan hal-hal yang meringankan tuntutan kepada terdakwa.

Halaman:

Editor: sumsel24

Tags

Terkini

X