• Minggu, 23 Januari 2022

5 Komisioner KPU Kota Palembang dihukum 6 Bulan Penjara Dengan Masa Percobaan 1 tahun

- Jumat, 12 Juli 2019 | 11:54 WIB
Screenshot_2019-07-11-21-56-11-012_com.facebook.katana-picsay
Screenshot_2019-07-11-21-56-11-012_com.facebook.katana-picsay

Sumsel24.com, PALEMBANG - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kelas l A Palembang menjatuhkan vonis  Eftiani dan 4 komisioner KPU Palembang pidana 6 bulan penjara dengan masa percobaan 1 tahun dan denda sebesar Rp 10 juta subsider 1 bulan penjara, Kamis (12/07). Vonis ini dibacakan Hakim Ketua pada sidang  putusan dugaan tindak pidana Pemilu yang melibatkan lima komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Palembang sebagai terdakwa. Kelimanya terbukti bersalah menghilangkan hak pilih pada Pemilu.

"Mengadili terdakwa, terbukti bersalah menghilangkan hak pilih pada Pemilu dengan 6 bulan penjara. Dengan masa percobaan 1 tahun," Tegas Ketua Majelis Hakim, Erma Suharti dalam putusannya, Jumat (12/07).

Kelima terdakwa yakni, Ketua KPU Palembang Eftiyani, Divisi Perencanaan Data dan Informasi Syafarudin Adam, Divisi Hukum dan Pengawasan A Malik Syafei, Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM Yetty Oktarina dan Divisi Teknis Penyelenggaraan Alex Barzili.

Putusan Majelis Hakim sama dengan tuntutan JPU yang menuntut hukuman sama. Hanya saja pasal yang diterapkan tiga majelis hakim berbeda, yakni melanggar Pasal 554 UU Pemilu tentang Menghilangkan Hak Pilih Warga. Majelis  Hakim juga menjatuhkan mendenda kelima terdakwa sebesar Rp 10 juta subsider 1 bulan kurungan. Denda ini pun sesuai tuntutan JPU, Indah Kumalasari, Ursula Dewi dan Rico Budiman.

Sebelumnya JPU Ursula Dewi, dalam dakwaannya menyatakan kelima terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan bersama-sama melakukan perbuatan yang menyebabkan hak pilih orang lain hilang seperti yang tercantum dalam pasal 510 UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum juncto pasal 55 KUHP.

Halaman:

Editor: sumsel24

Tags

Terkini

X