• Kamis, 27 Januari 2022

Perampok Toko Emas di Sungai Lilin, Dua Tewas Satu Roboh Diterjang  Peluru Petugas, Lima DPO

- Sabtu, 28 Maret 2020 | 13:32 WIB
IMG-20200328-WA0021
IMG-20200328-WA0021

Sumsel24.com Palembang - Dua pelaku perampokan bersenjata api di toko emas Cahaya Murni, Sungai Lilin, Muba tewas di tembak petugas. Satu pelaku selamat dan harus mendekam di sel tahanan. Diketahui, Ketiganya yaitu PD (40), ML (48), MN (44), yang merupakan warga Tanjung Raja, Ogan Ilir Sumsel. Ketiga ditangkap oleh Unit IV Subdit Jatanras Polda Sumsel, Sabtu dini hari (28/3/2020). Aksi perampokan tersebut terjadi Kamis (26/3/2020) di siang hari, para pelaku berhasil mengambil emas seberat 6,5 kilogram dari toko emas Cahaya Murni di Jalan Inpres Pasar Sungai Lilin, Musi Banyuasin.
-
Barang bukti yang berhasil di amankan. Foto: Prima Dari penangkapan tersebut, dua pelaku yaitu ML dan PE tewas setelah melakukan perlawanan saat dilakukan penangkapan. Keduanya sempat dibawa ke RS Bhayangkara namun di tengah perjalanan meninggal dunia. Sementara M Nasir diberi tindakan tegas oleh anggota lantaran berusaha melarikan diri mengenai kedua kakinya, Sabtu (28/3/20) dini diri tadi. Dari hasil penangkapan ketiga tersangka, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 3,5 kilogram emas, 1 unit sepeda motor, 1 unit mobil minibus, serta sepucuk senpi rakitan beserta amunisinya yang digunakan pelaku saat melancarkan aksinya. "Benar anggota kita telah menangkap 3 orang pelaku, ketiganya diberikan tindakan tegas terukur, 1 pelaku mencoba kabur dan 2 pelaku lainnya meninggal dunia karena mencoba melawan saat hendak ditangkap. Dari tersangka MN ini akan kita lakukan pengembangan, lima pelaku lainnya masih dalam pengejaran petugas,"" tegas Direskrimum Polda Sumsel, Kombes Pol Hisar Siallagan didampingi Kasubdit 3 Jatanras Polda Sumsel, Kompol Suryadi saat rilis kasus di RS Bhayangkara Palembang Sabtu (28/3/2020).
-
Polisi saat rilis kasus kepada media di RS Bhayangkara Palembang. Foto: Prima Sementara itu, pelaku MN saat dimintai keterangan, pada saat melakukan aksi dirinya hanya menjadi sopir mobil. Sedangkan yang lain adalah bagian eksekusi di toko tersebut. Ia baru sekali beroperasi di wilayah Sumsel, sebelumnya ia dan kawanannya pernah melakukan aksi serupa di daerah Bangka Belitung. “Kami semuanya berjumlah delapan orang. Kalau tugasnya masing-masing saya kurang tau, karena posisi saya hanya menunggu di mobil saja. Kami baru sekali Ini melakukan nya di wilayah Sumsel, sebelumnya kami pernah beraksi di daerah Bangka Belitung." tutup MN kepada Sumsel24.com (prm)

Editor: sumsel24

Tags

Terkini

Tak Jera, Residivis Perampasan Kembali Diciduk Polisi

Senin, 24 Januari 2022 | 18:48 WIB
X