• Selasa, 24 Mei 2022

Satu Dari Dua Pelaku Pembobol Mini Market Tewas Ditembak Petugas

- Jumat, 10 Juli 2020 | 14:07 WIB
IMG-20200710-WA0012
IMG-20200710-WA0012

Sumsel24.com Palembang - Misteri pembobolan disertai penyekapan karyawan Minimarket di Kota Palembang kini terungkap, Satu Pelaku tewas ditembak Petugas. Diketahui, kedua pelaku Didi dan Tri ditangkap Tim Gabungan Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestabes Palembang ditempat persembunyiannya, Pelaku Didi tewas ditembak petugas lantaran melakukan perlawan saat hendak ditangkap. Dalam aksinya kedua pelaku ini, melakukan perampokan spesialis toko waralaba / Minimarket. Adapun identitas keduanya, Didi Setiadi (39), warga Jalan Mayor Ruslan, Sekip Ujung, Kemuning, Palembang dan Tri Pamungkas Zebuah (30), warga Madang Dalam 2, Lorong Makmur 2, Sekip Jaya, Kemuning, Palembang.
-
Polisi memberikan keterangan kepada awak media saat rilis kasus di lobby depan Mapolrestabes Palembang. Foto Prima Kedua perampok sadis ini, ditangkap pada Rabu (8/7). Didi diringkus di rumahnya, sekitar pukul 16.30 WIB. Tersangka Didi dibekuk di kawasan Jalan Kol H Burlian, sekitar pukul 23.15 WIB. Dari kedua tersangka diamankan barang bukti berupa, satu unit sepeda motor jenis Beat, satu TAB, satu ponsel, file rekaman CCTV, sepucuk senpi rakitan, dua butir amunisi, dua selongsong, sebulah sajam, dan selembar celana pendek. Kapolrestabes Palembang, Kombes Anom Setyadji didampingi Kasatreskrim, AKBP Nuryono serta jajaran Unit Reskrim Pidum dan Tekab 134 mengatakan, kedua pelaku merupakan perampok sadis spesialis Minimarket. “Mereka ini spesialis perampokan Minimarket, dalam satu bulan terakhir sudah ada 7 Tempat Kejadian Perkara (TKP) di wilayah Palembang,” terang Anom. Menurut Anom, Kedua pelaku melancarkan aksinya dengan motif, memgincar toko yang baru dibuka, lalu masuk dan mengancam karyawan toko denga sajam dan senpi. “Terakhir, kedua pelaku merampok Minimarket di Jalan M Isa, Ilir Timur II, pada Minggu 5 Juli 2020, sekitar pukul 07.30 WIB. Mereka menyekap dua karyawan Minimarket dan mengambil isi brangkas, HP dan barang lainnya,” imbuh Anom.
-
Barang bukti yang berhasil diamankan petugas. Foto Prima Dijelaskan Anom, dalam penangkapan salah satu pelaku terpaksa diberikan tindakan tegas hingga meninggal dunia karena melakukan perlawanan dengan menembak petugas menggunakan senpi rakitan. “Saat diperjalanan menuju ke rumah sakit nyawanya Pelaku Didi tidak tertolong. Atas perbuatannya, pelaku Tri dijerat Pasal 365 Ayat (2) ke-2E KUHP dengan ancaman hukuman 12 Tahun penjara,” jelasnya. Sementara itu, tersangka Tri Pamungkas yang turut dihadirkan saat rilis kasus hanya bisa diam tak banyak menjawab pertanyaan dari awak media. “Benar kami berdua telah melakukan aksi 7 perampokan itu,” katanya Tri Singkat. (prm)

Editor: sumsel24

Terkini

KPK Terus Kejar Harun Masiku Buronan KPK

Kamis, 19 Mei 2022 | 13:34 WIB
X