• Kamis, 27 Januari 2022

Hati-hati Modus Baru, Tinggalkan Motor Butut dan Pinjam Motor N-Max Kemudian Menghilang

- Rabu, 23 September 2020 | 13:07 WIB
IMG-20200923-WA0013
IMG-20200923-WA0013

Sumsel24.com Palembang - Modus baru penggelapan sepeda motor, tinggalkan motor tua untuk ambil motor mahal. Beginilah nasib apes yang dialami AY, berbaik hati ingin menolong terlapor berinisial W, Ia malah ditipu dan menjadi korban penggelapan satu unit sepeda motor miliknya jenis N-max Nopol BG 2647 ACE tahun 2018, dengan total kerugian sekitar Rp 23 juta. Menurut AY, kejadian penggelapan tersebut terjadi di Jalan Sukawinatan, Sukajaya, Sukarami, Palembang, pada Kamis (17/9/2020) pukul 08.00 WIB. "Pada saat kejadian saya bertemu pelaku di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kemudian pelaku meminta saya menemaninya kerumah keluarganya untuk mengambil ponsel miliknya," kata AY, Rabu (23/9/2020). Pria yang merupakan warga Kemuning, Palembang itu mengatakan, pada saat itu ia dan pelaku sama-sama membawa motor. "Karena kami menggunakan dua motor, lantas ditengah perjalanan pelaku mampir disebuah bedeng yang tidak jauh dari TKP untuk menitipkan motornya jenis Jupiter Z dan pelaku meminjam motor N-Max saya untuk pergi sendirian dan saya menunggu di bedeng tersebut," terang AY. Usai beberapa korban menunggu pelaku di bedeng tersebut, pelaku tidak juga kunjung kembali dan akhirnya korban pulang kerumah. "Saya menunggu pelaku mengembalikan motor saya, namun karena tidak dikembalikan dan tidak ada kepastian lantas saya mencoba mendatangi kembali bedeng tersebut, dan saya berhasil mengambil motor pelaku untuk saya jadikan barang bukti laporan polisi saya, dan saya sempat bertanya kepada pemilik bedeng tersebut mengenai pelaku namun orang-orang disana mengatakan tidak terlalu kenal dengan pelaku," ungkap AY. Sebelum akhirnya melapor polisi, korban sudah beberapa hari mencoba menunggu itikad baik dari pelaku untuk mengembalikan motornya. "Saya mau cari dia dirumahnya tapi saya tidak tahu dimana, karena saya cuma kenal-kenal saja dengan dia, karena tidak ada kepastian motor saya dikembalikan lantas saya melaporkan dia ke polisi, dengan harapan agar pelaku dapat bertanggungjawab," tutup AY. Selanjutnya, laporan korban tersebut turut dibenarkan oleh Kepala SPKT Polrestabes Palembang, AKP Heri. Laporan sudah diterima anggota piket SPKT Polrestabes Palembang, selanjutnya laporan korban diserahkan ke unit Reskrim Polrestabes Palembang untuk ditindak lanjuti," tutupnya. (prm)

Editor: sumsel24

Tags

Terkini

Tak Jera, Residivis Perampasan Kembali Diciduk Polisi

Senin, 24 Januari 2022 | 18:48 WIB
X