• Kamis, 27 Januari 2022

Penodong Bersajam di Banyuasin Tertunduk Lesu Usai Diringkus Polisi

- Rabu, 27 Januari 2021 | 15:08 WIB
IMG-20210127-WA0030
IMG-20210127-WA0030

Sumsel24.com Banyuasin - Akibat ulahnya melakukan penodongan dengan menggunakan senjata tajam (sajam) terhadap mobil yang melintas, Depi Arahman (31) satu dari ketiga pelaku kini diringkus Polisi. Depi sendiri ditangkap oleh Anggota Reskrim Polsek Mariana Banyuasin di kediamannya yakni di Desa Sungai Rebo, Banyuasin I, Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Minggu (24/1/2021). Penodongan tersebut diketahui dilakukan pelaku Depi bersama dua rekannya yang berinisial AR dan YR yang sampai dengan saat ini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
-
Pelaku penodongan bersajam tertunduk lesu saat diamankan di Mapolsek. Foto Prima Informasi yang dihimpun, kejadian tersebut terjadi di Jalan Selatan, Desa Sungai Rebo, Banyuasin, pada Rabu (13/1/2021) sekitar pukul 02.30 WIB Kapolsek Mariana, AKP Halim Kesumo saat rilis kasus mengatakan, pada saat kejadian ketiga pelaku menyetop kendaran roda empat yang dikendarai korban saat melintasi tempat kejadian perkara (TKP). Dikarenakan kondisi jalan yang berlobang, lalu kendaraan korban pun berjalan sedikit pelan sehingga memudahkan pelaku untuk memberhentikan korbannya. "Dpo AR langsung menodongkan senjata tajam jenis pisau ke mobil korban, setelah pintu mobil korban dibuka pelaku AR kembali menodongkan senjata tajamnya ke leher korban," kata Halim, Rabu (27/1/2021). Selanjutnya, kata Halim, pelaku AR pun langsung mengambil uang yang berada di saku baju korban sebelah kiri sejumlah Rp 650 ribu. "Peran dua pelaku lainnya yaitu ada yang mengawasi situasi dan ada yang masuk ke dalam mobil korban untuk mencari barang berharga sehingga ditemukan ponsel korban merk samsung A01 yang diletakan didekatnya," terang Halim. Usai berhasil melancarkan aksinya, ketiga pelaku pun langsung dengan cepat melarikan diri. Akibat kejadian itu korban mengalami kerugian sekitar Rp 2,5 juta. Karena tidak terima menjadi korban penodongan, lantas Korban Susteriayanto langsung mendatangi Mapolsek Mariana untuk membuat laporan kepolisian. Dari laporan korbant tersebut Kapolsek Mariana AKP Halim Kesumo bersama Anggota Reskrim Polsek langsung melakukan penyelidikan dan penyidikan. "Setelah adanya informasi mengenai keberadaan salah satu pelaku kita langsung bergerak cepat hingga berhasil mengamankannya tanpa adanya perlawanan," jelas Halim. Tidak sampai disitu, kepada para pelaku lainnya Halim juga menghimbau agar kedua pelaku yang masih DPO untuk segera menyerahkan diri. "Kita sudah mengantongi identitas kedua pelaku, dan saat ini masih dalam pengejaran," tutup Halim Sementara itu, pelaku Depi saat dimintai keterangan turut mengakui perbuatan yang ia lakukab bersama dua rekannya. "Tugas saya sebagai pencari barang berharga di mobil korban, dan saya baru satu kali melakukan perbuatan tersebut," kata Depi. Depi juga menjelaskan, ponsel hasil rampasan tersebut rencananya akan digunakannya sendiri. "Dan untuk uang yang kami dapatkan, saya tidak mendapat bagian, bagian saya hanya ponsel saja," tutur Depi. Namun nahas, belumlah sempat menikmati ponsel hasil kejahatannya pelaku Depi akhirnya berhasil ditangkap anggota Polsek Mariana. Selain mengamankan pelaku Depi, Polisi juga mengamankan barang bukti yang berupa satu unit ponsel jenis samsung a01. Atas perbuatannya, pelaku kini ditahan di Mapolsek dan dijerat pasal 365 ayat (2) ke 1 dan ke 2 KUHP Pidana dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (prm)

Editor: sumsel24

Terkini

Tak Jera, Residivis Perampasan Kembali Diciduk Polisi

Senin, 24 Januari 2022 | 18:48 WIB
X