• Kamis, 27 Januari 2022

Jojon, Bandar Narkoba di Muara Enim Tewas Ditembak Usai Bacok Kepala Polisi

- Senin, 1 Maret 2021 | 12:54 WIB
IMG_20210301_125337
IMG_20210301_125337

Sumsel24.com Muara Enim - Seorang bandar narkoba, Jojon, di Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel) tewas ditembak Polisi usai melawan dan membacok kepala anggota polri saat akan ditangkap. "Tersangka saat akan ditangkap membacok kepala anggota kita. Terpaksa ditindak tegas dan terukur, tersangka meninggal dunia saat akan menjalani perawatan medis," kata Kapolres Muara Enim, AKBP Danny Sianipar, Senin (1/3/2021). Kasat Narkoba Polres Muara Enim, Iptu Rahmad Aji Prabowo menjelaskan,  kejadian itu berawal dari adanya laporan masyarakat akan adanya transaksi narkoba di kediaman tersangka Jojon, di Desa Sukadana, Sungai Rotan, Muara Enim beberapa waktu lalu. "Dari laporan tersebut anggota kita dari Polsek Sungai Rotan, yang dipimpin Kapolsek Iptu Gunawan Sahferi melakukan penyelidikan kebenaran informasi tersebut," kata Aji Prabowo saat dikonfirmasi wartawan. Pada Sabtu (27/2/202) sekitar pukul 16.35 Wib, kata Aji, pihaknya menggerebek rumah tersangka. Tersangka Jojon saat itu sedang duduk dirumahnya bersama 2 orang rekannya, mengetahui yang datang polisi tersangka Jojon dan 2 orang rekannya mencoba melarikan diri dari ke arah dapur rumah. "Saat hendak diamankan dan dilakukan penggeledahan tersangka Jojon melawan anggota kita, menyerang Bripka Sudarsih dengan sebilah parang, sehingga anggota mengalami luka bacok di bagian kepala," kata Aji. Bripka Sudarsih yang kepalanya bocor akibat ayunan parang milik tersangka tidak tinggal diam, melainkan terus berupaya membela diri dan melumpuhkan tersangka. "Saat anggota masih terus berupaya melumpuhkan tersangka, tersangka ini terus mengayunkan parangnya dan kembali melukai kepala Bripka Sudarsih, sambil meneriaki petugas rampok," terang Aji. Mendengar teriakan tersebut Aipda Jauhari yang sedang melakukan penggeledahan mendatangi Bripka Sudarsih untuk memberikan pertolongan. "Melihat Bripka Sudarsih bersimbah darah di kepalanya dan tersangka masih berupaya melakukan perlawanan. Tersangka terpaksa diberikan tindakan tegas terukur. Tersangka dan Bripka Sudarsih dibawa ke puskesmas untuk dilakukan pertolongan medis dan pengobatan," imbuhnya. Namun, sekitar pukul 18.35 Wib Jojon dikabarkan meninggal dunia setelah dilakukan perawatan oleh Puskesmas Sukarami, Muara Enim, karena mengalami pendarahan. "Nyawa tersangka yang juga merupakan resedivis kasus pencurian itu tak tertolong, sedangkan Bripka sudarsih yang mengalami luka bacok dirujuk ke RS bhayangkara Palembang guna dirawat intensif," jelas Aji. Dari penangkapan tersebut, sambung Aji, pihaknya mengamankan barang bukti berupa 25 paket sabu siap pakai, 2 butir ekstasi, 1 timbangan digital dan 1 bilah parang yang digunakan tersangka membacok Bripka Sudarsih. "Beberapa barang bukti sudah kita amankan, resedivis pencurian ini dikenal sangat meresahkan masyarakat. Bahkan di tahun 2010 ia juga terlibat kasus penyerangan petugas dan menjalani proses hukum," tutupnya. (prm)

Editor: sumsel24

Terkini

Tak Jera, Residivis Perampasan Kembali Diciduk Polisi

Senin, 24 Januari 2022 | 18:48 WIB
X