• Kamis, 27 Januari 2022

Sopir Truk Minta Petugas SPBU Isi BBM di Mobil Tanki Siluman, Ditahan

- Senin, 4 Oktober 2021 | 10:07 WIB
InShot_20211001_183058507-compress1
InShot_20211001_183058507-compress1

Sumsel24.com Palembang - Pemilik mobil bertangki siluman yang videonya viral lantaran diprotes seorang pria ketika melakukan pengisian BBM jenis solar di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), diamankan. Sopir truk di Sumsel minta pihak berwajib menahan petugas SPBU yang melakukan pengisian. "Seharusnya penjaga atau petugas pengisiannya juga di tahan karena mereka ikut mendukung penampung (bbm bersubsidi) tersebut," kata salah satu Ketua Komunitas Sopir Truk di Sumsel, Apriyadi, Senin (4/10/2021). Kegiatan seperti itu, menurutnya, tentu sangat membahayakan banyak orang. Dia mengatakan kegiatan seperti ini yang membuat bbm subsidi jenis solar sempat langka atau susah di cari beberapa waktu lalu. "Bukan bahaya lagi, kalau sudah meledak otomatis orangnya pasti terkena ledakan. Bahaya untuk dia sendiri dan orang lain di sekitar. Aksi penimbunan solar seperti itulah yang jadi salah satu penyebab susahnya kami mencari solar subsidi di Sumatera terutama di Sumsel, parahnya sekitar Agustus tadi, anehnya di eceran masih banyak dengan selisih harga sekitar Rp 2.000 perliternya," terangnya. Pihaknya, kata dia, sebenarnya sudah lama mengetahui kegiatan penimbunan BBM di sejumlah SPBU di Sumsel. Karena kerja mereka dituntut target dan waktu, sehingga mereka sampai saat ini bingung untuk melapor kemana terkait aksi yang meresahkan itu. "Kalau untuk yang penimbunan itu memang meresahkan. Kita bingung mau laporannya kemana. Hampir semua SPBU di Sumsel ada yang seperti itu, ya karena kerjaan kami ini mengejar target dan waktu tentu yang berhak menindaknya ya pihak berwenang," katanya. Dia mengungkapkan, terjadinya kegiatan penimbunan bbm ini bukan semata-mata kesalahan pemilik mobil tanki siluman. Ada kerja sama antara penimbun dan pihak SPBU dengan kesepakatan setiap pengisian, penimbun memberikan sejumlah uang ke petugas SPBU. "Menurut kami yang salah bukan hanya penimbun, antara penimbun dan petugas spbu sudah ada main. Setiap (penimbun) yang ngisi pasti ngasi duit ke petugas spbu. Kami sangat setuju kalau mereka petugas spbu yang nerima duit dari penampung juga di tahan. SPBU nya juha harus diberi sanksi karena terkesan seperti pembiaran," katanya. "Kegiatan seperti ini sudah jadi rahasia umum, jangan sampai ada korban jiwa baru yang berwajib bertindak. Sopir lintas mana yang tidak tauh susahnya cari bbm di Sumatera terutama di Sumsel, ada yang sampai bawa jerigen takut mogok di jalan karena takut nggak kebagian, itu juga nyedot sendiri dari tanki," jelasnya. Sebelumnya, Video seorang pria memprotes pengisian BBM jenis solar ke mobil dengan tangki modifikasi di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), viral. Pemilik mobil bertangki siluman itu telah diamankan polisi. "Sudah diamankan mobil dan pemiliknya, karena diduga melakukan penimbunan BBM jenis solar menggunakan mobil yang tangkinya sudah dimodifikasi," kata Wadirreskrimsus Polda Sumsel AKBP Ferry Harahap, Sabtu (2/9/2021). Polisi menjelaskan mobil minibus bertangki modifikasi beserta pemiliknya seorang wanita inisial SA (45) diamankan Jumat (1/10) sekitar pukul 22.00 WIB. Menurut polisi, peristiwa itu terjadi di SPBU Rupit, Desa Muara Rupit, Kecamatan Rupit, pada Kamis (30/9) pukul 10.00 WIB. "Diamankannya tadi malam," kata Kapolres Muratara AKBP Eko Sumaryanto.(prm)

Editor: sumsel24

Terkini

Tak Jera, Residivis Perampasan Kembali Diciduk Polisi

Senin, 24 Januari 2022 | 18:48 WIB
X