• Minggu, 23 Januari 2022

Tagih Hutang Sabu Pakai Senpira, Bandar Narkoba di Palembang Ditangkap

- Kamis, 18 November 2021 | 12:23 WIB
IMG-20211118-WA0006
IMG-20211118-WA0006

Sumsel24.com Palembang - Polisi menangkap seorang bandar narkoba bernama Jhoni Indra (43), di Palembang, Sumatera Selatan. Joni yang ditangkap beserta sabu dan dua pucuk senjata api rakitan (senpira) itu mengaku sengaja menggunakan senpi itu untuk menagih utang sabu. "Iya benar, senpira itu sengaja digunakannya kalau ada yang macet bayar sabu, tersangka juga mengaku membawa senjata itu biar yang macet cepat bayar utang sabu," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel, Kompol Christoper Panjaitan di Polda Sumsel, Kamis (18/11/2021). Dia menjelaskan, Jhoni ditangkap atas kepemilikan dua pucuk senjata api rakitan, laras pendek jenis revolver dan laras panjang yang di modifikasi. Ada juga 31 butir amunisi siap pakai dalam penangkapan yang digelar beberapa hari lalu tersebut. "Tersangka ini kita tangkap atas kepemilikan dua pucuk senjata api tersebut. Selain senpira, ada juga amunisinya 31 butir," katanya. Selain Jhoni, kata dia, polisi turut mengamankan satu tersangka lain yakni Santos (31). Santos disebut ditangkap atas keterlibatannya menyimpan senpira dengan di upah sabu oleh Jhoni. "Jadi, tersangka S ini juga kita tangkap karena menyembunyikan senpira laras panjang milik J, hal itu dilakukannya demi upah sabu dari J," katanya. Saat melakukan penangkapan kedua pria yang merupakan warga Sungai Rotan, Kabupaten Muara Enim itu, polisi juga menyita sabu seharga Rp 5 juta, sejumlah plastik bening, dua alat hisap dan satu timbangan. "Selain senpi, saat penangkapan bandar sabu dan rekannya itu kita menemukan sejumlah bukti lain yaitu sabu 3.85 gram sabu yang dirupiahkan senilai Rp 5 juta, dua alat hisap, plastik kecil dan satu timbangan," katanya. "Atas perbuatannya, kedua tersangka ditahan dan dijerat dengan Pasal 1 ayat (1) Undang-undang darurat No 12 tahun 1951, ancaman hukumannya 12 tahun penjara," jelasnya.(prm)

Editor: sumsel24

Terkini

X