• Senin, 24 Januari 2022

Pembunuh Sadis Pasutri di PALI Usai Pembantaian Berencana Bakar Rumah dan Jasad Korban

- Kamis, 6 Januari 2022 | 14:39 WIB
Tersangka pembunuhan berencana terhadap pasutri lansia di Sumsel dihadirkan saat konferensi pers. (Dok. Ist)
Tersangka pembunuhan berencana terhadap pasutri lansia di Sumsel dihadirkan saat konferensi pers. (Dok. Ist)

Sumsel24.com - Polisi menangkap Diding Aprianto (27), pembunuh sadis terhadap pasutri lansia Marsidi (80) dan Sumini (65) yang tewas bersimbah darah di dalam rumahnya di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumatera Selatan, kini jadi tersangka.

Pembantaian secara sadis itu nekat dilakukan Diding karena dia sakit hati dihina korban ketika dia kepergok mencuri buah rambutan di halaman rumah korban. Bahkan, menurut Polisi, Diding juga sempat berniat akan membakar rumah dan mayat korban pasca pembantaian.

"Dari pengakuan tersangka, pembunuhan sadis itu murni karena dendam. Dia sakit hati dihina korban karena kepergok mencuri rambutan di halaman rumah korban," ungkap Kapolres PALI, AKBP Rizal Agus Triyadi dikonfirmasi Sumsel24.com, Kamis 6 Desember 2021.

Baca Juga: Pembunuh Pasutri Lansia di PALI Ngaku Sakit Hati Dihina Kepergok Curi Rambutan

Pembunuhan sadis itu, menurut Agus, memang sengaja direncanakan Diding. Peristiwa itu dilakukan Diding saat kedua korban tengah tertidur lelap Sabtu (1 Desember 2021), sekitar Pukul 20.00 WIB.

Selain menangkap Diding, Polisi juga menyita sejumlah barang bukti, diantaranya kapak yang digunakan pelaku menghabisi nyawa korban serta tabung gas dan televisi milik korban terbungkus kain. Tersangka, menurutnya, usai membantai kedua korban, sempat berniat membakar rumah dan jasad korban.

"Memang sudah di rencanakan. Peristiwa pembunuhan itu dilakukan Saat korban tertidur lelap. Sejumlah barang bukti kita amankan, ada kapak yang digunakan membunuh korban dan lainnya. Berdasarkan keterangannya, tersangka juga berniat untuk membakar rumah dan mayat korban, tapi tidak jadi karena di TKP tersangka tidak menemukan korek api (pemantik)," bebernya.

Baca Juga: Jukir Liar Viral di Medsos Menyesal saat Diamankan Polisi

Diberitakan sebelumnya, pasutri lansia, Marsidi (80) dan Sumini (65) yang tewas bersimbah darah di dalam rumahnya di Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Sumsel ternyata dibunuh. Pelakunya tetangganya sendiri, Diding Aprianto (27), sudah ditangkap polisi saat hendak kabur ke Sekayu, Muba, kemarin malam.

Halaman:

Editor: Aldyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X