• Selasa, 17 Mei 2022

Ironi Pengawasan Lapas di Sumsel Kurun Waktu Sebulan 3 Napi Narkoba Kabur

- Kamis, 20 Januari 2022 | 18:12 WIB
Kantor Kemenkumham Kanwil Sumsel. (Foto. Prima)
Kantor Kemenkumham Kanwil Sumsel. (Foto. Prima)

Sumsel24.com - Dalam satu bulan terakhir di awal tahun 2022 setidaknya sudah 3 narapidana (napi) kasus narkoba kabur dari Lapas di Sumatera Selatan (Sumsel). Meski satu diantaranya sudah ditangkap kembali, namun baru-baru ini napi kasus narkoba di Lapas Kelas II-A Lahat, Edi Padli (51), kabur karena diduga sengaja diizinkan petugas untuk keluar lapas.

"Iya kabur lagi, yang dari Lahat. Yang di Empat Lawang belum tertangkap," kata Kepala Divisi Permasyarakatan (Kadivpas) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Kanwil Sumsel, Dadi Mulyadi, ketika dikonfirmasi Sumsel24.com, Kamis (20 Januari 2022).

Peristiwa kaburnya napi kasus narkoba yang terjadi secara berulang tersebut tentu menjadi pekerjaan rumah yang berat di tubuh Kemenkumham. Dimana dalam dalam catatan Sumsel24.com, 3 kasus napi kabur yang terjadi 1 bulan terakhir, kelalaian petugas jaga diduga selalu menjadi faktor utama kaburnya napi.

Baca Juga: Miris! Ditinggal Mama Mencari Nafkah Bocah di Lahat Malah Dicabuli Papa Tiri

Meski demikian, Divisi Permasyarakatan Kemenkumham Sumsel mengaku, pihaknya terus berupaya dan sudah menurunkan Tim untuk memeriksa dugaan kelalaian petugas lapas dalam bertugas.

"Iya makanya, belum sebulan sudah kabur lagi. Dugaan saya begitu (petugas jaga lalai), karena itu gerbang terakhir. Tapi, tim saya, sudah saya turunkan dari kantor wilayah untuk mengecek apa permasalahannya, kelemahannya dimana," kata Dadi.

Terkait napi narkoba di Lahat yang sengaja di izinkan petugas jaga keluar dari Lapas dengan alasan untuk menjenguk anaknya yang sakit. Secara standar operasional prosedur (SOP) di Lapas, menurut Dadi, itu sudah salah, karena tak mendapat izin langsung dari atasan.

Baca Juga: Hendak Transaksi Sabu, Pria di Palembang Diciduk Polisi

"Iya salah, karena kalau (napi) mau izin keluar itu harus izin pimpinan, teken (tandatangan) hitam di atas putih, karena pimpinan harus tahu, mana yang bisa keluar mana yang tidak," katanya.

Halaman:

Editor: Aldyo

Tags

Terkini

Pria Pembunuh Ibu Muda di Bandung Gantung Diri

Kamis, 12 Mei 2022 | 20:01 WIB
X