• Selasa, 17 Mei 2022

Bantahan Kakanwil Napi Narkoba Lahat Kabur Sengaja Diizinkan Jenguk Anak Sakit

- Jumat, 21 Januari 2022 | 19:40 WIB
Edi Fadli (51), napi narkoba di Lapas Kelas II-A Lahat, Sumsel, kabur saat izin jenguk anak sakit. (Dok. Ist)
Edi Fadli (51), napi narkoba di Lapas Kelas II-A Lahat, Sumsel, kabur saat izin jenguk anak sakit. (Dok. Ist)

Sumsel24.com - Edi Padli (51), narapidana (napi) kasus narkoba, di Lapas Kelas II-A Lahat, Sumatera Selatan (Sumsel), kabur usai sengaja diizinkan petugas jenguk anak sakit. Kepala Kanwil Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Sumsel Indro Purwoko membantah hal itu.

"Nggak ada yang namanya napi narkoba itu di izinkan untuk keluar," ucap Indro Purwoko ditemui Sumsel24.com di Palembang, Jumat (21 Januari 2022).

Dia belum memastikan jika petugas lapas Kelas II-A Lahat tersebut memang sengaja memberikan izin napi narkoba tersebut untuk menjenguk anaknya yang sakit, seperti yang disampaikan Kepala Lapas. Namun, Indro memastikan akan ada sanksi tegas terhadap kelalaian ini.

Baca Juga: Murni Nafsu Alasan 2 Perampok di Banyuasin Nekat Perkosa Nenek-nenek

"Ini saja klu nya, ini kan sudah di langgar. Pasti harus kena hukuman disiplin, petugas P20 dua orang, komandan jaga dan Plt Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) nya. Yang jelas (sanksinya) kalau ringan tidak mungkin, kemungkinannya sedang dan berat," katanya.

Indro menyebut, dari rekaman CCTV yang dia lihat, pelanggaran SOP yang sudah dilanggar nampak terlihat jelas, namun dia tidak menjelaskan seperti apa pelanggarannya. Para petugas tersebut, kata dia, saat ini sudah dicopot dari jabatannya sementara.

"Petugas yang bersangkutan sudah kita tarik (sudah dicopot) mulai besok, surat perintahnya sudah ada. Jadi, mulai besok sudah ngantor di kanwil, untuk memudahkan pemeriksaan, pembinaan terhadap yang bersangkutan, serta memastikan sanksi apa yang nantinya akan diberikan," bebernya.

Baca Juga: Sempat Dibentak-Ditantang Motif Suami di Musi Rawas Bakar Istri Pakai Bensin

"Kan aturannya, kalau napi narkoba itu tidak boleh kekuar dari Ring. Jadi kelalaiannya itu sudah pasti, tapi, hukuman disiplinnya kita tentukan berdasarkan hasil pemeriksaan. Itu memang ada telihat unsur kelalaian petugas. Untuk penentuan sanksinya, nanti 1 (satu) minggu lagi berdasarkan hasil pemeriksaan," terangnya.

Halaman:

Editor: Aldyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pria Pembunuh Ibu Muda di Bandung Gantung Diri

Kamis, 12 Mei 2022 | 20:01 WIB
X