• Senin, 27 Juni 2022

Seorang Pemuda Menyerahkan Diri ke Polisi Setelah Memenangkan Duel Maut

- Selasa, 17 Mei 2022 | 12:58 WIB
Ilustrasi duel maut, Seorang Pemuda Menyerahkan Diri ke Polisi Setelah Memenangkan Duel Maut (Foto: Istimewa)
Ilustrasi duel maut, Seorang Pemuda Menyerahkan Diri ke Polisi Setelah Memenangkan Duel Maut (Foto: Istimewa)

Sumsel24.com - Seorang pemuda di Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah, menyerahkan diri ke polisi setelah memenangkan duel maut.

Korban berinisial M (28) tewas terhunus parang usai terlibat duel maut dengan MR (34) yang masih memiliki hubungan keluarga.

Peristiwa duel maut ini terjadi di Desa Juking Sopan, Kecamatan Permata Intan, Kabupaten Murung Raya (Mura), Senin, 16 Mei 2022 sekitar pukul 12.30.

Baca Juga: Inter Menang, Scudetto Ditentukan Pekan Terakhir

Sebelum duel maut tersebut, kedua pemuda tersebut diketahui pernah menggelar pesta anggur putih.

Kapolsek Murung Raya AKBP I Gede Putu Widyana melalui Kapolsek Permata Intan Ipda Catur Iga Akbar Imanudin juga menjelaskan kejadian pada Selasa 17 Mei 2022 pagi itu.

Ia mengatakan, kejadian bermula dari percakapan antara pelaku dan korban sambil bercanda namun dalam keadaan mabuk.

Baca Juga: Bermain Imbang Tanpa Gol, Barcelona Kunci Runner Up Liga Spanyol

“Awalnya pelaku menegur korban, dengan mengatakan bahwa miras yang mereka habiskan tersebut statusnya masih ngutang. Apabila korban tidak membayar, pelaku mengajak berkelahi,” sebut Catur Iga Akbar Imanudin.

Akibat perkataannya sambil bercanda, pelaku membuat korban tersinggung hingga korban pulang dengan membawa senjata tajam sejenis parang untuk melukai pelaku.

Dalam keadaan mabuk, pelaku ketakutan dan berusaha kabur setelah melihat korban datang dengan parang di tangannya.

Baca Juga: Diduga karena Alasan Ini UAS Dideportasi Imigrasi Singapura

“Karena merasa terancam, dan terus dikejar-kejar oleh korban, akhirnya si pelaku nekad masuk ke rumah salah satu warga untuk mencari senjata yang sama dengan korban untuk mencoba melawan,” tambah Catur Iga Akbar Imanudin, dikutip Sumsel24.com dari PikiranRakyat, pada Selesa 17 Mei 2022.

Setelah itu, duel maut antara kedua pemuda itu akhirnya terjadi hingga korban M berlumuran darah dan tewas di tempat.

Setelah melihat lawannya terjatuh, pelaku langsung meninggalkan lokasi dan langsung menyerahkan diri ke Polsek Permata Intan.

Baca Juga: Pasangan Ganda Putra Indonesia Hendra Setiawan Mohammad Ahsan Pensiun dari Thomas Cup

"Pelaku dan barang bukti seperti celana, baju dan senjata tajam jenis parang milik korban dan pelaku sudah kita amankan," ujar Catur Iga Akbar Imanudin.

Akibatnya, pelaku terancam hukuman maksimal 10 tahun penjara.

"Kepada pelaku kita kenakan dengan Pasal 354 ayat (2) dan Pasal 338 KUHP tentang tindak pidana penganiayaan berat dan atau pembunuhan, dengan ancaman pidana penjara paling lama 10 tahun,” kata Catur Iga Akbar Imanudin.***

Editor: Agung Wahyudi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X