• Senin, 27 Juni 2022

Kejagung Sita Seluruh Area Tambang Batubara Heru Hidayat Seluas 5.350 Hektar Terkait Kasus Jiwasraya

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 12:10 WIB
Kejagung Sita Seluruh Area Tambang Batubara Heru Hidayat Seluas 5.350 Hektar Terkait Kasus Jiwasraya (Dok.Net/PMJNews)
Kejagung Sita Seluruh Area Tambang Batubara Heru Hidayat Seluas 5.350 Hektar Terkait Kasus Jiwasraya (Dok.Net/PMJNews)

Sumsel24.com - Kejaksaan Agung (Kejagung) mengeksekusi areal tambang milik terpidana Heru Hidayat seluas 5.350 hektare.

Penyitaan areal pertambangan dilakukan oleh Kejaksaan Agung untuk melaksanakan Putusan Mahkamah Agung Nomor 2931 K/Pid.Sus/2021 tanggal 24 Agustus 2021.

Heru Hidayat dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dalam kasus pencurian uang rakyat (korupsi) pengelolaan keuangan dan dana investasi Jiwasraya yang merugikan negara hingga Rp16 triliun.

Baca Juga: Raffi Ahmad Tolak Lapor ke Polisi Meski Ditipu Ratusan Juta

Selain divonis penjara, Heru Hidayat juga divonis hukuman tambahan sebesar Rp.10,7 triliun.

Penyitaan barang tambang adalah tindakan yang dilakukan kejaksaan jika terpidana tidak membayar uang pengganti dalam jangka waktu paling lama 1 bulan setelah putusan pengadilan.

Jika mereka tidak mampu membayar, harta terpidana akan disita oleh jaksa dan dilelang untuk menutupi uang pengganti.

Baca Juga: Keluarga Besar KAHMI Turut Berduka Atas Wafatnya Viryan Aziz Eks KPU RI

Penyitaan eksekusi dilakukan oleh tim Kejaksaan Agung (Kejagung) dan tim eksekusi dari Kejaksaan Negeri (Kejari Jakpus) Jakarta Pusat.

"Aset milik terpidana Heru Hidayat yang dilakukan sita eksekusi berupa seluruh areal tambang yang berada di PT Gunung Bara Utama (GBU) seluas 5.350 hektare area yang di dalamnya, termasuk area produksi tambang, terminal khusus (jetty), seluruh stockpile dan area perkantoran," ujar Kapuspenkum Kejagung Ketut Sumedana dikutip Sumsel24.com dari PikiranRakyat, pada Sabtu, 21 Mei 2022.

Saat ini, Heru Hidayat berada di balik jeruji besi seumur hidup bersama Benny Tjokrosaputro selaku Komisaris PT Hanson International Tbk dalam kasus korupsi Jiwasraya.

Baca Juga: Pekan Depan, Thomas Doll Mulai Latih Persija Jakarta

Hukuman seumur hidup yang diputus oleh pengadilan memiliki kekuatan tetap atau tetap setelah Mahkamah Agung (MA) menolak kasasi mereka.

Kedua terpidana dinyatakan harus membayar ganti rugi lebih dari Rp. 16 triliun oleh Pengadilan Tinggi (PT) Jakarta.

Sejauh ini, 6 terdakwa telah divonis penjara seumur hidup dalam kasus Jiwasraya.

Baca Juga: Telkomsel PayLater Kolaborasi Telkomsel dan Kredivo Inisiasi Layanan Pembiayaan Lebih Mudah

Tiga di antaranya pejabat senior Asuransi Jiwasraya (AJS) Hendrisman Rahim, Hary Prasetya, dan Syahmirwan.

Kemudian, Direktur PT Maxima Integra Joko Hartono Tirto, Presiden Komisaris PT Trada Alam Minera Heru Hidayat dan Presiden Direktur PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro.***

Editor: Agung Wahyudi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X