• Senin, 27 Juni 2022

Polda Sumsel Sebut Mularis Djahri Menerima Rp700Miliar dalam Dugaan Kasus Perambahan Lahan & TPPU

- Selasa, 21 Juni 2022 | 22:48 WIB
Mularis Djahri ditetapkan tersang oleh Polda Sumsel dan diduga menerima Rp700 miliar dalam kasus tindak pidana perkebunan dan tindak pdana pencucian uang. (Pahmi/infosumsel.id)
Mularis Djahri ditetapkan tersang oleh Polda Sumsel dan diduga menerima Rp700 miliar dalam kasus tindak pidana perkebunan dan tindak pdana pencucian uang. (Pahmi/infosumsel.id)

 


Sumsel24.com - Polda Sumsel sebut tersangka Mularis Djahri menerima aliran dana Rp 700 miliar dalam dugaan tindak pidana perkebunan dan TPPU.

Mularis Djahri ditetapkan Polda Sumsel sebagai tersangka dalam kasus dugaan penguasaan lahan perkebunan milik PT Laju Perdana Indah (LPI) dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) Senin 20 Juni 2022.

Tersangka Mularis Djahri  diduga menerima Rp 700 miliar karena perannya dalam kasus tindak pidana perkebunan yakni perambahan lahan dan terkait tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Baca Juga: Mularis Djahri Ditetapkan Tersanga Tindak Pidana Perkebunan dan TPPU oleh Polda Sumsel

Hal ini disampaikan Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Sumsel, Kombes Pol M Barly Ramadhani, Selasa 21 Juni 2022 saat konfrensi pers di Mapolda.

Tersangka dijerat dengan tindak pidana perkebunan dan TPPU dengan ancaman penjara paling lama 20 tahun dan denda sebanyak Rp10 miliar.

Dijelaskan Barly Dalam dugaan kasus tersebut Mularis Djahri melakukan perambahan lahan seluas 4.300 hektare yang merupakan lahan HGU PT LPI.

Baca Juga: Mularis Djahri Ditahan Polda Sumsel Benarkah?

Di lahan tersebut lanjutnya, kemudian ditanami sawit oleh PT CT, dan itu sudah berlangsung belasan tahun.

Halaman:

Editor: M Fathony

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X