• Selasa, 29 November 2022

Aksi Akbar Rakyat Sumsel Batal, Ini Sebabnya!

- Jumat, 16 September 2022 | 22:02 WIB
Aksi Akbar Rakyat Sumsel batal terbentur UU No. 9 Tahun 1998. (Sumsel24/Wahyu)
Aksi Akbar Rakyat Sumsel batal terbentur UU No. 9 Tahun 1998. (Sumsel24/Wahyu)

Sumsel24.com – Rencana aksi ratusan massa yang tergabung dalam aksi Akbar Rakyat Sumsel, Jumat 16 September 2022 siang, dibundaran Air Mancur Palembang didepan halaman Masjid Agung Palembang batal.

Pembatalan aksi Akbar Rakyat Sumsel yang rencananya menuntut turunkan harga Baham Bakar Minyak (BBM), tegakan keadlilan dan supremasi hukum dan turunkan harga pokok batal setelah adanya komunikasi yang dilakukan Kapolrestabes  Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib S.IK, didampingi oleh Kasat Intel Polrestabes Palembang dengan Koordinator aksi (Korak) massa Habib Mahdi Shahab, Doni Meilano dan Faisal Supriyanto.

Kapoltabes Palembang Kombes Pol Mokhamad Ngajib S.IK, didampingi oleh Kasat Intel Polrestabes Palembang mengatakan hasil koordinasi disepakati bahwa aksi tidak dapat dilanjutkan alias batal karena telah diatur dalam UU No. 9 Tahun 1998 tentang Penyampaian Pendapat di Muka Umum sebagaimana  dalam UU Nomor 9 tahun 1998 pada pasal 15 menjelaskan bahwa salah satu tempat yang dilarang untuk melakukan Aksi Unjuk Rasa di seputaran  Rumah Ibadah.

Baca Juga: Jelang Rakernas dan Expo UINTARA, Jajaran Pengurus UKM IKM Nusantara Sumatera Selatan Temui Ketua DPRD Sumsel

"Seperti diketahui bahwa Bundaran air mancur masih dalam seputaran kawasan masjid sehingga untuk menghormati dan memberikan rasa kenyamanan kepada masyarakat yang sedang menjalankan ibdah tidak terganggu dengan adanya aktivitas aksi unjuk rasa," ungkapnya.

Namun, melalui kordinasi dengan Dinas Pariwisata Kota Palembang, akhirnya diberikan izin kepada peserta aksi untuk menyampaikan aspirasinya di Monpera Palembang dengan dikawal oleh Kepolisian sehingga pelaksanaan tersebut dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Atas penyampaian tersebut massa dari Aksi Akbar Rakyat Sumsel tidak bersedia untuk melakukan aksi di Monpera Palembang, perwakilan massa aksi sepakat bahwa “Aksi Unjuk Rasa Tidak Dapat Dilanjutkan”.

Baca Juga: Polres Lubuklinggau Amankan Herman Oknum Pegawai RS Siti Aisyah, Tersangka Pencabulan Anak di Bawah Umur

Pada pukul 13.30 WIB, massa membubarkan diri tanpa melakukan orasi dengan tertib.

Halaman:

Editor: Aldyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X