• Kamis, 27 Januari 2022

Di Belakang Musholla, BS Gadis Mungil Berusia 6 Tahun Disetubuhi Tetangga Sendiri

- Senin, 9 November 2020 | 08:57 WIB
images (10)
images (10)

Sumsel24.com Palembang - Tidak terima anak kesayangannya yang masih dibawah umur diduga menjadi korban persetubuhan, Miswanto (30) warga Tirto Raharjo, Muara Padang, Banyuasin mendatangi SPKT Polda Sumatera Selatan untuk membuat laporan kepolisian. Dari data yang diterima Sumsel24.com, Menurut Miswanto, anaknya BS (6) diduga menjadi korban persetubuhan anak di bawah umur yang dilakukan tetangganya sendiri. Kejadian ini ketahuan setelah anak korban bercerita dengan teman - temannya yang lebih besar. "Anak saya ini cerita sama teman - temannya Jumat (6/11) sekitar pukul 15.00 Wib ketika dia lagi bermain. Katanya kemaluan yang laki - laki dimasukkan ke tempat anak saya. Terus teman anak saya yang dewasa tadi cerita ke istri saya," terang Miswanto kepada petugas SPKT Polda Sumsel. Usai istri Miswanto mendengar cerita tersebut, dia pun memanggil anaknya BS untuk menanyakan perihal tersebut. Kemudian BS pun cerita kepada ibunya yakni EK kalau pelaku sudah memasukan kemaluannya ke kemaluan putrinya, setelah itu EK pun bertanya siapa lagi korbannya dijawab BS bahwa ada dua lagi yakni BA (6) dan RS (6). "Istri saya langsung ke rumah kedua korban lainnya dan bercerita kepada kedua orangtua teman anak saya. Dan keduanya juga mengaku hal yang sama bahwa pelaku sudah melakukan persetubuhan," kata Miswanto, Senin (9/11). Kepada petugas, Miswanto juga mengatakan untuk kejadian pasti dia tidak tahu namun menurut anaknya pelaku saat itu mengajak korban ke toilet di belakang Musholla. "Anak tetangga yang melakukan, anak itu sering main di rumah dan seperti biasa tidak ada yang aneh. Kami tidak tahu kalau kejadiannya seperti ini, karena anak tersebut masih berumur 12 tahun," ungkap Miswanto. Setelah mendengar cerita dari anaknya dan kedua korban lain, lanjut Miswanto, mereka pun langsung mendatangi keluarga pelaku dan pelaku memang mengakui perbuatannya. Setelah mendengar cerita dan pengakuan pelaku, Miswanto dan orangtua korban lainnya langsung berangkat ke Palembang. "Kami sangat beraharap kasus ini bisa segera terungkap dan pelaku dapat bertanggungjawab atas perbuatannya," tutupnya. Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Supriadi turut membenarkan sudah menerima laporan tersebut untuk saat ini kekuarga korban diarahkan untuk ke RS Bhayangkara untuk memeriksa ketiga korban. "Kita tunggu hasil dari rumah sakit dan laporan korban sudah diterima dan disegera ditindak lanjuti ke Unit PPA Polda Sumsel," tutupnya. (prm)

Editor: sumsel24

Terkini

X