• Selasa, 17 Mei 2022

Tujuh Fakta Mengejutkan Kerangkeng di Rumah Bupati Langkat Nonaktif, Pekerja Dianiaya dan Tak Digaji

- Selasa, 25 Januari 2022 | 10:33 WIB
Foto Kerangkeng Manusia Yang Berada Di dalam Rumah Bupati Nonaktif Langkat. (Telegram Makcomback)
Foto Kerangkeng Manusia Yang Berada Di dalam Rumah Bupati Nonaktif Langkat. (Telegram Makcomback)

Sumsel24.com - Bupati Langkat yang telah di nonaktifkan, Terbit Rencana Perangin Angin yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini kembali menjadi sorotan publik.

Karena adanya dugaan melakukan tindak kejahatan lainya, diduga Terbit Rencana Perangin Angin melakukan tindakan kejahatan berupa perbudakan terhadap puluhan manusia.

Kejadian mengejutkan ini awalnya diungkap oleh Perhimpunan Indonesia untuk Buruh Migran Berdaulat, Migrant Care diketuai oleh Anis Hidayah.

Baca Juga: Mak Unah yang Tinggal di Rumah Reyot Bakal Dapat Rumah Baru dari Presiden Jokowi

Migrant Care menerima laporan adanya kerangkeng manusia mirip dengan penjara berada di dalam rumah Bupati tersebut.

Berikut tujuh fakta-fakta mengejutkan terkait dugaan tindak kejahatan perbudakan terhadap manusia oleh Terbit Rencana Perangin Angin dikutip sumsel24.com dari pikiran-rakyat.com:

1. Dipakai Untuk Menampung Pekerja

Migrant Care menemukan bahwa kerangkeng berupa penjara tersebut dipakai untuk menampung pekerja sawit di ladang milik Terbit Rencana Perangin Angin.

Baca Juga: Kabar Duka! Aktor Cilik di Film Danur Matthew White 'Berpulang'

Halaman:

Editor: Aldyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presiden Jokowi Temui Elon Musk Ini Yang Dibahas

Minggu, 15 Mei 2022 | 22:46 WIB
X