• Jumat, 30 September 2022

Dekranas Gelar Pameran Kriyanusa 2022 Usai Dua Tahun Vakum

- Kamis, 22 September 2022 | 09:46 WIB
Pameran Kriyanusa 2022 kembali digelar Dekranas. (Sumsel24/Wahyu)
Pameran Kriyanusa 2022 kembali digelar Dekranas. (Sumsel24/Wahyu)

Sumsel24.com - Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) kembali menggelar pameran Kriyanusa 2022 usai dua tahun vakum, dengan mengangkat tema 'Semangat Bertahan Perajin Berdaya Saing' yang berlangsung mulai tanggal 21-25 September 2022 di Hall A Jakarta Convention Center.

Pameran Kriyanusa 2022 yang digelar Dekranas ini dibuka oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ketua Umum Dekranas yang juga Ibu Kerajinan Nasional Wury Ma’ruf Amin.
 
Dekranas yang berdiri sejak 3 Maret 1980 telah menjadi pionir wadah berhimpunnya para penggiat industri kerajinan nasional melalui pameran Kriyanusa 2022.

Baca Juga: Telkomsel Melalui MAXstream Rilis Serial Original 'Love in Game'

Dekranas menjadi elemen penggerak di industri kerajinan dan telah menjalankan perannya sebagai mitra Pemerintah dalam membina dan mengembangkan tradisi dan warisan budaya dalam membuat kerajinan yang semakin berkualitas dan berdaya saing di seluruh wilayah Nusantara.

Ketua Pameran Kriyanusa 2022, Ibu Elizabeth Thohir menyatakan bahwa tujuan utama dari Pameran Kriyanusa 2022 adalah untuk membantu pemasaran produk-produk binaan Dekranasda dan memberikan ruang bagi industri kerajinan Nusantara untuk terus berupaya memunculkan kreativitas dan inovasi dalam rangka meningkatkan kinerja usahanya serta menampilkan produk unggulannya.
 
“Industri kerajinan merupakan salah satu sektor yang mampu beradaptasi dan berinovasi di tengah dampak pandemi Covid-19 sehingga dapat bertahan, bahkan mendukung pemulihan ekonomi nasional (PEN),” jelasnya.

Baca Juga: Cerai dengan Askolani! Berkembang Isu Bupati Banyuasin itu Ingin Poligami, Dokter Fitri Banjir Dukungan
 
Setiap tahunnya, Pameran Kriyanusa mengusung ikon daerah Nusantara yang berbeda-beda, dan Ikon Kriyanusa tahun ini adalah dari Provinsi Lampung berupa Motif Pucuk Rebung dan Motif Raja Medal. 
 
Motif Kuncup Bambu ini umumnya dijumpai di kain-kain tenun Jawa dan Sumatera yang mengandung pepatah Mulia di usia muda, lebih lagi di usia dewasa.

Bambu yang masih kuncup sangat lembut dan bergizi disantap. Namun setelah dewasa, ia berdiri kokoh, menjulang tinggi, namun merunduk rendah hati.

Baca Juga: Polres Lubuklinggau Amankan Pelaku Bobol dan Ganjal Mesin ATM BNI, Berikut Kronologi Kejadian

Di Lampung, motif ini dikenakan perempuan yang sudah menikah dalam upacara adat dan melambangkan kesuburan.

Halaman:

Editor: Aldyo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Viral Presiden SBY Nyanyi Lagu Tipe X, Ini Baru Keren

Senin, 19 September 2022 | 15:40 WIB

Penyebab BSU 2022 Belum Cair, Apa Saja Kendalanya ?

Kamis, 15 September 2022 | 13:15 WIB
X