• Minggu, 23 Januari 2022

BPPD Besok Layangkan Peringatan Toko Pempek Yang Non Aktifkan E-Ta

- Minggu, 14 Juli 2019 | 13:03 WIB
IMG-20190714-WA0024
IMG-20190714-WA0024

Sumsel24.com, Palembang -- Meski dihari libur Jajaran Badan Pengelola Pajak Daerah (BPPD) Kota Palembang aktif melakukan pemantauan terhadap pemasangan alat yang berfungsi sebagai Transaction Monitoring Device (TMD). Dari hasil pantauan selama 2 hari Sabtu dan Minggu (13 dan 14 Juli 2019) masih banyak pengelola usaha, khususnya restoran yang mencoba mengelabui pelanggan, dengan tidak menggunakan e-tax sebagai alat transaksi yang sudah mulai diberikan beberapa pekan yang lalu.

Kepala BPPD Kota Palembang, Kgs. Sulaiman Amin menyampaikan, dari pantauan tim nya di lapangan serta laporan masyarakat, masih banyak pengelola usaha khususmya restoran yang memberikan nota pembayaran manual, tidak menggunakan mesin yangvterkoneksi ke E-Tax.

Hari ini, hasil investigasi petugas dan laporan sistem yang diberikan vendor, weekend seperti hari ini, Minggu (14/7/19), tidak sesuai dengan fakta di lapangan. Ditemani awak Sumsel.24.com dan awak media lain Kepala BPPD kota Palembang menemukan banyak pelanggaran dan pengelabuan yang dilakukan pengusahan restoran khususnya penjualan pempek.

"Hari ini kita sengaja turun dan mengecek langsung ke beberapa restoran. Hasilnya benar, salah satu restoran pempek di Jl. Letkol Iskandar, tidak menggunakan alat e-tax yang sudah diberikan dan lebih banyak melakukan transaksi dengan nota manual," terangnya.

Halaman:

Editor: sumsel24

Tags

Terkini

Sekda Palembang Lantik LPMK 20 Ilir D.I

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:14 WIB

PT SMI–Pemkot Palembang Teken Pinjaman PEN

Kamis, 20 Januari 2022 | 21:05 WIB

Optimalisasi Peran, BPK RI Gelar Sosialisasi

Selasa, 18 Januari 2022 | 14:01 WIB
X