• Minggu, 14 Agustus 2022

Rencana Kenaikan Tarif Masuk Candi Borobudur Menuai Penolakan Masyarakat

- Rabu, 8 Juni 2022 | 15:07 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan penolak masyarakat atas kenaikan tarf baru Candi Borobudur dengan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan  (pikiran-rakyat.com)
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan penolak masyarakat atas kenaikan tarf baru Candi Borobudur dengan Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan (pikiran-rakyat.com)

Sumsel24.com - Rencana pemerintah menaikan tarif masuk objek wisata Candi Borobudur mengundang reaksi penolakan masyarakat yang luar biasa.

Pasalnya tarif masuk Candi Borobudur yang direncanakan Rp. 750.000 untuk wisatawan lokal dinilai sangat mahal, padahal tiket sebelumnya hanya Rp. 50.000.

Banyaknya penolakan tarif masuk Candi Borobudur dari kalangan masyarakat direspon dari Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Baca Juga: Pengadaan Meja dan Kursi Dinas Pendidikan Kabupaten Musi Rawas, TA 2021 Senilai 1 Miliar Masuk Ranah Hukum

Ganjar mengaku telah memberi masukan kepada Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan

Ganjar Pranowo meminta agar kenaikan tarif naik stupa di Candi Borobudur ditunda dulu.

Ganjar menyampaikan, rencana kenaikan tarif naik ke stupa Candi Borobudur akan dikaji lagi bersama Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur dan Balai Konservasi Borobudur.

Baca Juga: Kronologi Alnaura Terancam 4 Tahun Penjara Hingga Divonis Bebas

"Saya sampaikan kepada beliau, ini banyak yang protes, menurut saya diendapkan dan beliau setuju. Ini soal tarif jangan dibicarakan dulu, di-postpone dulu, dan memang TWC (Taman Wisata Candi) sama balai sedang komunikasi maka masyarakat tidak perlu resah. Itu penting untuk disampaikan," kata Ganjar usai bertemu dengan Luhut Selasa, 7 Juni 2022 seperti dikutip dari pikiran-rakyat.com..

Halaman:

Editor: M Fathony

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sejarah Asal Usul Nama Pangandaran dan Apa Artinya ?

Jumat, 12 Agustus 2022 | 07:05 WIB
X