• Jumat, 20 Mei 2022

Soal Laporan Bendahara PPP Kota Palembang, Desmana :Itu Politik Ingin Jadi Ketua

- Kamis, 16 Desember 2021 | 00:17 WIB
IMG_20211216_000215
IMG_20211216_000215

Sumsel24.com PALEMBANG - Soal adanya laporan bendahara PPP ke Polrestabes Palembang, Ketua DPC PPP Kota Palembang, Desmana Akbar angkat bicara, menurutnya hal tersebut adalah murni Usaha politik saudata Paidol Barokat dan Dewi maya Cs Untuk merebut kursi Ketua DPC PPP kota Palembang. Dia sangat menyayangkan tindakan yang dilakukan oleh kadernya tersebut.

"Jika memang ingin menjadi ketua DPC ya tentunya partainya di urus bukan malah diabaikan, terbukti beberapa kali rapat Partai beliau tidak datang padahal rapat Partai tersebut adalah hal penting dalam mengemban tugas partai di DPRD dalam rangka menyampaikan Aspirasi kader ini malah Hp ngak diangkat," ungkapnya saat di mintai keterangan di Kediaman Usaha nya Pindang TULEN Jakabaring.

Lebih lanjut, Desmana mengungkapkan permasalahan dana Kesbangpol itu Bahwa beliau melakukan penarikan tersebut karena adanya kebutuhan partai, untuk melaporkan kepada Kesbangpol bahwa dana Hibah dari pemerintah kota Palembang itu sudah di tarik dan digunakan sesuai kebutuhan Parpol.

"Dan itu harus dilaporkan kepada Kebangpol, bagaimana saudara Paidol mau mengetahui dana tersebut, sedangkan beliau sendiri sebagai bendahara saya belum melaporkan tentang pemakaian dana tahun kemaren, dan sampai saat inipun beliau tidak pernah berkomunikasi dengan saya," bebernya.

Soal penarikan tersebut Desmana mengaku tidak tau tentang adanya tanda tangan yang dipalsukan, karena setau saya spesimen di Bank Sumsel Babel tersebut berlaku 1 tanda tangan.

"Yang artinya Ketua sendiri bisa melakukan pencarian, atau ketua bersama bendahara, tapi kalau bendahara dan sekretaris itu tidak bisa apalagi bendahara sendirian. Jadi, ngapain saya mau memalsukan tanda tangan Bendahara," tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil ketua DPC PPP kota Palembang, Rioni satriansyah membenarkan bahwa beliau yang melakukan penarikan karena adanya perintah ketua DPC, dan beliau ambil cek tersebut di Sekretariat DPC bersamaan dengan Cap.

Selanjutnya keesokan harinya uang tersebut beliau serahkan ke ketua DPC. "Mengenai tanda tangan, saya tidak mengetahui yang pasti itu sudah ada tanda tangan nya. Dan saya tidak pernah berkomunikasi dengan sekretaris DPC PPP, Dewi Maya sampai saat ini," kata Rioni.

Oleh karena itu, beliau ingin menanyakan kepada media yang mengatakan Dewi Maya yang meneleponnya itu bagaimana. "Nanti kita sama sama kroscek," tuturnya. Sementara, belum ada konfirmasi resmi dari Paidol Barokat dan Dewi Maya, awak media mencoba menghubungi, belum ada jawaban. (Red)

Halaman:

Editor: sumsel24

Terkini

Prof Salim Said : Presiden Jokowi Bagian dari Oligarki

Minggu, 27 Februari 2022 | 09:25 WIB
X