• Kamis, 27 Januari 2022

Panen Raya di Tengah Pandemi Covid-19,  Herman Deru Apresiasi Petani OKU Timur

- Selasa, 21 April 2020 | 19:19 WIB
WhatsApp Image 2020-04-21 at 02.40.03 (1)
WhatsApp Image 2020-04-21 at 02.40.03 (1)

SUMSEL24.COM PALEMBANG - Gubernur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru mengucapkan terimakasih dan mengapresiasi penuh petani Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKU Timur), Meskipun di tengah pandemi Covid 19 tetap aktif meningkatkan produktifitas dan bersiap untuk segera panen raya padi. Melihat kondisi stok padi yang aman, Gubernur Sumsel H. Herman Deru mengajak masyarakat untuk tidak perlu panik dan tidak resah. Namun tetap dan optimis akan ketersediaan pangan di Provinsi Sumsel mencukupi.  “Terimakasih masyarakat Kabupaten OKU Timur khususnya para petani, terkait produktifitas ciri khas kita memang pertanian, pasti kita tidak rela produktifitas menurun disaat kondisi apapun. Paramaternya produktifitas pangan di Provinsi Sumsel ini didominasi di dua Kabupaten yakni OKU Timur dan Banyuasin, jika di dua wilayah ini gagal maka produktitas pangan di Sumsel akan menurun,” katanya saat menerima audiensi Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi  di Ruang Tamu Gubernur, Selasa (21/04) Siang.  Dalam kesempatan ini pula, Gubernur H. Herman Deru meminta Bupati Kabupaten OKU Timur untuk sepakat melakukan refocusing dan realokasi  anggaran sesuai SKB Mendagri dan Menkeu No.119/2813/SJ dan No.177/KMK.07/2020 tanggal 9 April 2020, walaupun dilakukan dengan cara bertahap.  “Sepakat bertahap artinya di dalam pelaksanannya akan ditambah, yang penting jangan sampai mentok, refocusing dan realokasi lagi secara bertahap, serta perencanaannya berjalan dengan baik,” tambahnya. Ia kembali menegaskan, Covid-19 kalau tidak disikapi dengan benar akan menghancurkan tatanan kehidupan, oleh sebab itu Ia mengucapkan terima kasih kepada petani dan seluruh masyarakat Sumsel tetap beroptimis untuk melawan Covid-19 dan meningkatkan produktifitas di bidang masing-masing.  “Saya sangat mengapresiasi, kita ini harus optimis,  kita ada masa depan. Mengenai refocusing, kalau untuk pembangunan berjangka panjang itu tetap jangan dibuang, maka yang digagalkan karena aturan itu provinsi akan intervensi,” pungkasnya. Sementara Bupati OKU Timur HM Kholid Mawardi dalam kesempatan itu  mengatakan, saat ini untuk kabupaten OKU Timur pasien yang positif Covid-19 masih nol atau belum ada yang teridentifikasi.  Akan tetapi menurutnya, hal tersebut tidak menjadikan kabupaten OKU Timur terlena, oleh karenanya di Kabupaten OKU Timur  juga telah memperketat akses keluar masuk.  “Sampai saat ini Pak Gub lewat jalur tengah terkendali, dan hingga hari ini nol pasien yang teridentifikasi positif Covid-19 di Kabupaten OKU Timur. Setiap mobil kami berhentikan dan di thermal scanner, alhamdulillah syukur masyarakat yang mematuhi sop yang ditetapkan pemerintah,” tuturnya. (ril humas)

Editor: sumsel24

Terkini

Herman Deru Bantu Satu Unit Mobil URC Untuk ADO Sumsel

Minggu, 23 Januari 2022 | 11:55 WIB
X