• Minggu, 23 Januari 2022

HD Harapkan Forum Rektor dan Pergunu Sumsel Dapat Membuat Kurikulum Pembentukan Karakter dan Akhlak Bagi Anak Didik

- Minggu, 7 Februari 2021 | 21:02 WIB
IMG_20210207_205234_195
IMG_20210207_205234_195

Sumsel24.Com PALEMBANG - Profesi sebagai pendidik baik guru ataupun dosen merupakan pekerjaan sangat mulia. Pendidik tidak identik hanya mengajar dalam kelas semata. Namun keteladanan akhlak dari seorang guru dan dosen juga akan menjadi contoh bagi kalangan masyarakat diluar sekolah atau kampus. "Sampai-sampai sudah pensiunpun tetap dipanggil sebagai guru yakni untuk digugu dan ditiru. Mulai dari gerak tubuh, tingkah laku ataupun tutur katanya. Guru juga harus maksimal hadir ditengah masyarakat sebagai contoh tauladan yang baik," ujar Gubernur H. Herman Deru saat menyampaikan sambutan pada pengukuhan Forum Rektor Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKIS) Kopertais Wilayah VII Sumbagsel dan Pelantikan Pengurus Cabang Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Wilayah Sumsel, di Griya Agung Palembang, Minggu (07/02). Herman Deru menyebut, dirinya sangat antusias menghadiri Pengukuhan Forum Rektor PTKIS Kopertais Wilayah VII Sumbagsel dan Pelantikan Pengurus Cabang Pergunu Wilayah Sumsel. "Saya dengan sangat antusias pagi hari ini mengawali kegiatan rutin. Meski hari libur tapi saya tidak pernah libur kerja. Tetap bekerja tapi tidak dikantor tapi melayani masyarakat. Seperti hari ini melayani guru dan dosen," tambahnya. Dia menyebut, keberadaan Forum Rektor PTKIS dan Pergunu harus memiliki tata tertib administrasi yang baik serta memiliki visi dan misi yang sama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. "Pemerintah akan selalu hadir dalam setiap kondisi apapun. Mulai dari urusan signal memudahkan anak-anak didik kita dalam belajar daring," imbuhnya. Dijelaskannya, dengan adanya organisasi Forum Rektor Kopertais dan Pergunu ini akan mempermudah dalam mendiskusikan apa saja tentang kurikulum, terutama masalah akhlak yang baik. "Jangan pernah kita memaksakan kehendak, yakni dengan menjadikan orang harus ikut dengan kita. Jangan sampai mengkotak-kotakan diri, karena kita ini heterogen suku dan agama," ucapnya. Disisi lain lanjut HD, diperlukan kerjasama tiga unsur yakni, ulama, umaro dan umat untuk mewujudkan Sumsel lebih baik. "Ketiganya harus kompak. Tidak bisa sendiri-sendiri dalam mencapai tujuan bersama," tandasnya. Sementaran itu, Koordintor Perguruan Tinggis Sumbagsel, Prof Nyayu Khodijah menyebut ada 30 perguruan tinggi keagamaan swasta se- Sumbagsel di bawah Kopertis VII. "Setelah pelantikan ini, kita berharap adanya kerjasama dan saling mendukung dalam memajukan Perguruan Tinggi Swasta di Sumbagsel," ucapnya. Dilain pihak Ketua Pergunu Pusat, Prof Dr KH Asep Saifyddin Chalim, MA mengatakan, banyak lembaga pendidikan yang dinaungi oleh Pergunu. Selain itu lanjut dia, keberadaan Pergunu diharapkan akan memberikan dampak baik bagi keberlangsungan pendidikan salah satu programnya melalui skema beasiswa. "Dengan pengukuhan ini, saya yakin Sumsel akan menjadi pusat pendidikan di Indonesia bahkan dunia," tandasnya.

Editor: sumsel24

Tags

Terkini

Herman Deru Bantu Satu Unit Mobil URC Untuk ADO Sumsel

Minggu, 23 Januari 2022 | 11:55 WIB
X